
Tim Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Turun ke Aceh Tengah
Tim dari Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian turun ke Aceh Tengah, yang merupakan daerah terdampak banjir dan longsor. Kunjungan ini dilakukan untuk melihat langsung kondisi wilayah yang terkena dampak bencana alam. Tim pusat tersebut didampingi oleh Wakil Bupati Aceh Tengah, Muchsin Hasan, MSP, saat melakukan inspeksi di lokasi bencana pada hari Kamis lalu.
Salah satu anggota tim adalah Asisten Deputi Pengembangan BUMN Bidang Infrastruktur Dan Logistik Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Yuli Sri Wilanti. Ia mengunjungi Kecamatan Ketol, Kabupaten Aceh Tengah, bersama rombongan lainnya. Dalam kunjungan tersebut, hadir pula perwakilan dari berbagai instansi seperti Kementerian Sosial RI, Direktur Penyerasian Daerah Khusus Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal Dan Transmigrasi, serta Direktur Distribusi Dan Cadangan Pangan Bapanas.
Turut serta dalam rombongan juga adalah Wakil Ketua Umum Bidang Udara Perhimpunan Pelaku Usaha Logistik Indonesia, Anang Julianto, EVP Enterprise Business PT. Pos Indonesia, Dino Ariyadi, Perwakilan PT. Pelni, Zainudin Al Bunjari, serta Perwakilan Rumah Tani, Bahtiar.
Kunjungan ke Jembatan yang Menghubungkan 4 Desa
Pada kesempatan tersebut, rombongan mengunjungi jembatan yang menghubungkan empat desa di wilayah Kecamatan Ketol, yaitu Desa Burlah, Desa Kekuyang, Desa Buge Ara, dan Bintang Pepara. Saat ini sedang dikerjakan jembatan sementara yang nantinya dapat dilalui oleh kendaraan roda dua dan roda empat. Jembatan ini akan sangat membantu masyarakat di empat desa tersebut dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari dan mendistribusikan hasil panen.
Menurut informasi yang diperoleh, saat ini masyarakat masih menggunakan tali seling baja untuk beraktifitas keluar desa. Hal ini menyebabkan harga hasil panen masyarakat merosot karena akses yang sulit. Dengan adanya jembatan sementara, diharapkan dapat meningkatkan aksesibilitas dan ekonomi masyarakat setempat.
Kunjungan ke Lokasi Huntara
Setelah mengunjungi jembatan yang terputus, rombongan bergerak menuju lokasi Huntara yang berada di dekat Pasar Kecamatan Ketol. Lokasi ini saat ini menjadi posko pengungsian bagi masyarakat terdampak bencana. Dalam kunjungan tersebut, Rumah Tani memberikan sumbangan berupa 1 ton beras kepada masyarakat empat kampung yang masih terisolasi.
Camat Ketol, Zumara Jutarga, menjelaskan bahwa saat ini sedang dibangun 123 unit Huntara bagi masyarakat yang rumahnya hilang, rusak berat, atau tidak nyaman lagi tinggal di rumah akibat lingkungan yang beresiko bencana. Hingga saat ini, pembangunan Huntara telah selesai sebanyak 118 unit, dengan tersisa 5 unit atau satu kopel. Pembangunan ini sedang dikejar agar selesai sebelum Bulan Suci Ramadhan.
Bantuan dari Tim Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian
Pada kesempatan tersebut, Tim Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian juga membagikan sejumlah bantuan, termasuk satu unit mesin penyaring air yang diterima langsung oleh Kepala Desa Serempah, Anwar.
Diskusi Pembaca
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!
Tambah Komentar