
Tiga pemain baru Liverpool, Alexander Isak, Florian Wirtz, dan Hugo Ekitike, kini semakin menjadi sorotan setelah kekalahan 0-3 dari Manchester City. Kekalahan ini memperburuk performa ketiganya yang sejauh ini belum memenuhi ekspektasi.
Menjelang musim 2025-2026, Liverpool menghabiskan dana besar untuk memperkuat lini depan mereka. Mereka mendatangkan Isak dari Newcastle United dengan harga 145 juta euro. Sementara itu, Wirtz diboyong dari Bayer Leverkusen dengan biaya 125 juta euro. Di sisi lain, Ekitike juga direkrut dari Eintracht Frankfurt dengan harga 95 juta euro. Total pengeluaran untuk ketiga pemain ini mencapai 365 juta euro atau lebih dari 7 triliun rupiah.
Sayangnya, hasil yang didapat tidak sesuai harapan. Ketiganya gagal mencetak gol dalam beberapa pertandingan terakhir. Pada laga melawan Man City di Etihad Stadium, Liverpool kalah telak 0-3. Ini adalah kekalahan keenam beruntun dalam Liga Inggris tanpa gol dari trio rekrutan mahal tersebut.
Terakhir kali salah satu dari mereka mencetak gol adalah saat menghadapi Everton di pekan ke-5, 20 September 2025. Ekitike berhasil menjebol gawang Everton di menit ke-29. Namun, sejak saat itu hingga laga melawan Man City, ketiganya tidak mampu mencatatkan gol lagi.
Jika dihitung berdasarkan menit bermain, ketiganya sudah tidak mencetak gol selama 601 menit di Premier League. Akibatnya, Liverpool mengalami kekalahan dalam lima dari enam laga terbaru. Performa ketiganya menjadi salah satu faktor utama penurunan kinerja tim.
Isak, yang memecahkan rekor transfer termahal di Liga Inggris, hanya mencetak satu gol. Gol itu terjadi di ajang Piala Liga Inggris melawan tim non-Premier League. Ironisnya, ia bahkan tidak dimainkan saat Liverpool membutuhkan gol dalam laga melawan Manchester City.
Wirtz lebih parah lagi karena belum pernah mencetak gol dalam 16 penampilan di semua ajang. Sementara itu, Ekitike memiliki catatan yang sedikit lebih baik dengan 6 gol dalam 16 penampilan. Namun, sejak Oktober, ia hanya mencetak satu gol dalam delapan laga.
Secara keseluruhan, ketiga pemain ini baru mencetak tujuh gol. Jika dihitung dengan biaya transfer, berarti satu gol dari ketiganya berharga Rp1 triliun. Hal ini menunjukkan bahwa investasi besar yang dilakukan Liverpool belum memberikan hasil yang sesuai harapan.
Kekalahan dari Man City membuat Liverpool kini kalah lima kali di Liga Inggris. Pelatih Arne Slot mengaku khawatir tentang peluang mempertahankan gelar juara. Ia menyatakan bahwa tim kini fokus pada upaya meraih hasil demi hasil. Saat ini, Liverpool berada di posisi ke-8, dengan City tertinggal 4 poin dari Arsenal.
Diskusi Pembaca
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!
Tambah Komentar