
Stadion Chandradimuka Kebumen Diresmikan Kembali dengan Konsep Modern
Stadion Chandradimuka, yang menjadi kebanggaan masyarakat Kebumen, sedang dalam proses rehabilitasi. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kebumen telah menyiapkan dana sebesar Rp4,2 miliar dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) untuk tahap pertama pemeliharaan stadion ini. Proyek ini mencakup pengerukan tanah, penyiapan lahan lapangan, serta sistem drainase.
Pekerjaan tersebut direncanakan selesai dalam 55 hari, dengan target akhir tahun 2025. Setelah itu, pengadaan dan penanaman rumput akan dilakukan pada Tahun Anggaran 2026 menggunakan APBD murni. Dalam rencana pengembangan ke depan, Stadion Chandradimuka akan diberi konsep modern yang lebih memadai untuk berbagai kebutuhan olahraga.
Perbaikan Sistem Drainase dan Penyiraman Otomatis
Saluran drainase di bawah lapangan akan diperbarui dengan sistem pipa dan dilapisi pasir setebal 40 cm. Selain itu, akan dipasang sistem penyiraman rumput otomatis (sprinkler) di sekitar 30 titik. Hal ini bertujuan agar kondisi lapangan tetap terjaga baik dan siap digunakan untuk berbagai acara olahraga.
Meskipun belum ada kontrak resmi dalam proyek ini, Bupati Kebumen Lilis Nuryani menyampaikan pesan kepada konsultan pengawas PT Harapan Jaya Lestarindo. Ia menekankan pentingnya pembuatan yang berkualitas dan bagus.
Jaminan Kualitas dari Pihak Kontraktor
Manajer PT Harapan Jaya Lestarindo, Marwoto, menyambut baik pesan Bupati tersebut. Ia menjamin bahwa jika pengerjaan sesuai standar yang disarankan oleh perusahaan, hasilnya akan maksimal. Contoh yang disebutkan adalah rumput Stadion GBK dan Jakarta International Stadium (JIS). Bahkan, banyak stadion di luar Jawa juga sudah dibangun oleh perusahaan ini.
Marwoto menjelaskan bahwa kualitas rumput sangat penting. Rumput yang akan digunakan adalah jenis zoysia matrella, yaitu rumput alami, bukan sintetis. Hal ini karena rumput sintetis tidak cocok digunakan untuk acara resmi FIFA.
Proses Pengadaan Rumput dan Jadwal Pengerjaan
Plt Kadisdikpora Kebumen, Agus Sunaryo, menjelaskan bahwa tahap pertama (pengerukan dan penyediaan media tanam) diharapkan selesai pada akhir tahun 2025. Tahap kedua, yaitu pengadaan rumput, diharapkan bisa dimulai pada tahun 2026.
Agus menegaskan bahwa pihaknya tidak ingin menggunakan rumput berkualitas rendah. Ia mengatakan bahwa dengan anggaran besar, hasilnya harus memuaskan. Rehabilitasi ini diupayakan agar Stadion Chandradimuka memiliki kualitas yang sesuai standar pertandingan atau liga.
Dengan jadwal yang ditentukan, Stadion Chandradimuka baru dapat digunakan sekitar akhir tahun 2026.
Tanggapan Positif dari KONI Kebumen
Ketua KONI Kebumen, Zubair Syamsu, menyambut positif upaya pemerintah dalam merehabilitasi stadion ini. Ia berharap pelaksanaan proyek sesuai dengan regulasi yang berlaku. "Mudah-mudahan nanti Stadion Chandradimuka kelak menjadi stadion yang dibanggakan bagi Kabupaten Kebumen," harapnya.
Diskusi Pembaca
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!
Tambah Komentar