
Penguatan Indeks Bursa di Wall Street
Indeks bursa di Wall Street, Amerika Serikat, ditutup naik pada perdagangan Rabu (25/2). Kenaikan ini didorong oleh kenaikan saham teknologi, terutama Nvidia dan Oracle.
Indeks S&P 500 mengalami kenaikan sebesar 0,8%, sementara Nasdaq Composite melonjak 1,3%. Di sisi lain, Dow Jones Industrial Average bertambah 307,77 poin atau 0,6%. Kenaikan tersebut terjadi seiring dengan lonjakan saham Nvidia yang naik lebih dari 1% menjelang rilis laporan keuangan yang dijadwalkan setelah penutupan pasar.
Kinerja Nvidia menjadi perhatian utama di tengah upaya investor untuk menyesuaikan valuasi saham teknologi yang sebelumnya tinggi serta meningkatnya keraguan terhadap besarnya belanja modal kecerdasan buatan (AI) oleh perusahaan hyperscaler.
Laporan keuangan tersebut juga dirilis bersamaan dengan hasil kinerja perusahaan raksasa perangkat lunak seperti Salesforce dan Snowflake.
Peran Penting Nvidia dalam Penguatan Pasar
Menurut Ulrike Hoffmann-Burchardi, Chief Investment Officer untuk kawasan Amerika sekaligus Global Head of Equities UBS, kepercayaan pasar terhadap kinerja Nvidia akan menjadi faktor penting dalam mempertahankan penguatan pasar dalam beberapa hari ke depan. Ia menilai bahwa peningkatan belanja modal oleh perusahaan hyperscaler dalam beberapa pekan terakhir membuat pasar berharap Nvidia mampu membukukan proyeksi pendapatan di atas konsensus dengan pertumbuhan penjualan yang solid.
Di sisi lain, Michael Rosen, Chief Investment Officer Angeles Investment Advisors, mengingatkan investor agar tidak meremehkan CEO Nvidia, Jensen Huang, yang dinilai mampu menjalankan strategi dengan baik. Namun, ia melihat reli saham Nvidia yang telah terjadi selama empat hari berturut-turut juga memberi peluang bagi pelaku pasar untuk merealisasikan keuntungan.
Kenaikan Saham Oracle dan Sektor Perangkat Lunak
Saham perusahaan AI lainnya, Oracle, melonjak 3% setelah memperoleh kenaikan peringkat dari Oppenheimer. Lembaga tersebut menilai profil risiko dan imbal hasil Oracle menjadi lebih menarik setelah koreksi harga sebelumnya.
Sektor perangkat lunak terus menunjukkan penguatan dari sesi sebelumnya. ETF iShares Expanded Tech-Software Sector (IGV), yang naik 2% pada perdagangan Selasa, kembali menguat 2% pada Rabu, didorong oleh kenaikan saham Palantir Technologies dan Microsoft. Meski demikian, saham Workday melemah setelah perusahaan merilis proyeksi pendapatan yang lebih rendah dari ekspektasi.
Rosen menilai bahwa kekhawatiran investor terhadap sektor perangkat lunak dan AI cenderung berlebihan. Menurut dia, pasar kini mulai lebih selektif dalam memilih saham yang memiliki fundamental lebih kuat, setelah sebelumnya cenderung menyamaratakan seluruh saham dalam satu kategori.
Perhatian terhadap Ketegangan AS-Iran
Di sisi lain, pelaku pasar turut mencermati ketegangan antara Amerika Serikat dan Iran. Presiden Donald Trump sebelumnya mengancam menaikkan tarif global hingga 15%, namun pemerintah AS pada Selasa menerapkan tarif impor sebesar 10%.
Dalam pidato kenegaraan pada Selasa malam, Trump menyoroti kondisi ekonomi AS serta mengusulkan akses rekening pensiun yang didukung pemerintah bagi pekerja. Ia juga kembali menyerukan pelarangan investor institusi besar membeli rumah tapak.
Diskusi Pembaca
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!
Tambah Komentar