Wall Street: S&P 500 Turun, Pasar Tidak Antusias dengan Kinerja Nvidia

Pergerakan Pasar Saham di Wall Street

Pada awal perdagangan hari Kamis (26/2/2026), indeks utama Wall Street mengalami pergerakan yang bervariasi. S&P 500 dan Nasdaq mengalami penurunan, sementara indeks Dow Jones Industrial Average sedikit meningkat. Penurunan ini terjadi karena kinerja saham Nvidia yang tidak cukup memuaskan meskipun pendapatannya melebihi ekspektasi.

Pergerakan Indeks Pasar

Menurut laporan dari Reuters, pada bel pembukaan perdagangan, indeks Dow Jones Industrial Average naik sebesar 62,4 poin atau 0,13% menjadi 49.544,58. Sementara itu, indeks S&P 500 turun 1,4 poin atau 0,02% ke level 6.944,74. Indeks Nasdaq Composite juga mengalami penurunan sebesar 51,5 poin atau 0,22% menjadi 23.100,583.

Saham Nvidia mengalami kenaikan sebesar 0,8% dalam perdagangan pre market setelah perusahaan chip tersebut melaporkan hasil yang lebih baik dari perkiraan untuk Januari. Namun, peningkatan ini tidak cukup untuk memicu lonjakan signifikan pada pasar.

Komentar dari Ahli Ekonomi

Jeff Schulze, kepala strategi ekonomi dan pasar di ClearBridge Investments, menyatakan bahwa investor tetap waspada terhadap potensi risiko dari perdagangan AI. Meskipun angka yang dirilis oleh Nvidia kuat, hal ini belum cukup untuk meyakinkan investor agar menaikkan harga saham secara signifikan.

Kinerja Saham Teknologi Lainnya

Sebagian besar saham megacap dan saham pertumbuhan seperti Apple dan Microsoft bergerak dalam kisaran datar hingga sedikit naik. Namun, saham Salesforce mengalami penurunan sebesar 1,3% setelah perusahaan tersebut memperkirakan pendapatan fiskal 2027 di bawah ekspektasi. Hal ini menunjukkan perlambatan pengeluaran untuk perangkat lunak bisnis.

Tantangan di Sektor Perangkat Lunak

Hasil dari perusahaan terkait perangkat lunak menjadi perhatian khusus selama musim pendapatan ini. Indeks perangkat lunak dan layanan S&P 500 telah turun hampir 21% sepanjang tahun ini. Keberadaan gangguan terkait AI memberikan tekanan pada sektor ini.

Kerugian di Berbagai Sektor

Meskipun perangkat lunak menjadi salah satu sektor yang paling terpukul, sektor jasa perantara keuangan, analisis data, jasa hukum, jasa real estat, dan transportasi truk juga mencatat kerugian besar. Hal ini terjadi akibat meningkatnya kekhawatiran tentang disrupsi AI awal tahun ini.

Fluktuasi Pasar di Bulan Februari

Bulan Februari menjadi bulan yang bergejolak bagi pasar saham AS. Indeks utama berfluktuasi tajam antara kenaikan dan penurunan karena sentimen terhadap saham AI dan teknologi yang tidak stabil. Investor mulai mempertanyakan apakah pengeluaran besar untuk AI benar-benar akan memberikan hasil yang signifikan.

Pencapaian Tertinggi Dua Minggu

Pada hari Rabu, S&P 500 dan Nasdaq berhasil mencapai level tertinggi dua minggu, didorong oleh reli saham-saham teknologi kelas berat.

Data Klaim Pengangguran

Data menunjukkan bahwa klaim pengangguran untuk minggu yang berakhir pada 21 Februari mencapai 212.000, dibandingkan dengan perkiraan 215.000. Angka ini menunjukkan kondisi pasar tenaga kerja yang relatif stabil.

Perhatian terhadap Pembicaraan AS-Iran

Investor juga memantau putaran terbaru pembicaraan antara AS dan Iran di Jenewa. Tujuan dari pembicaraan ini adalah untuk menyelesaikan perselisihan nuklir yang telah berlangsung lama dan mencegah serangan AS baru terhadap Iran setelah peningkatan militer skala besar.

Diskusi Pembaca

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Tambah Komentar
Email tidak akan dipublikasikan