Warga Pelaihari Bersiap Sambut Porprov dengan Siapkan Kamar hingga Rumah untuk Atlet Luar Tala

Warga Pelaihari Bersiap Sambut Porprov dengan Siapkan Kamar hingga Rumah untuk Atlet Luar Tala

Antusiasme Warga Pelaihari Menyambut Porprov XII Kalsel

Warga Kota Pelaihari, Kabupaten Tanahlaut (Tala), Kalimantan Selatan (Kalsel) menunjukkan antusiasme yang tinggi dalam menyambut Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XII Kalsel. Acara ini akan digelar di kota tersebut dan menjadi momen penting bagi masyarakat setempat untuk berperan aktif dalam mendukung pelaksanaan olahraga skala besar.

Berdasarkan jadwal yang telah ditetapkan oleh Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Tala, sebagian kontingen dari luar daerah mulai tiba di Kota Pelaihari pada 24 Oktober. Mereka adalah atlet dari cabang olahraga tertentu yang akan bertanding lebih awal dibandingkan pembukaan acara utama yang akan dilaksanakan pada 1 November mendatang.

Menurut data yang terkumpul, terdapat 25 cabang olahraga dari total 56 cabor yang akan berlaga sebelum acara pembukaan Porprov XII. Hal ini menunjukkan bahwa pelaksanaan Porprov tidak hanya fokus pada acara utama, tetapi juga melibatkan banyak cabang olahraga yang sudah dimulai lebih dini.

Sejak beberapa waktu lalu, para kontingen dari luar Tala telah mencari tempat inap di Kota Pelaihari. Untuk memfasilitasi kebutuhan tersebut, KONI Tala melakukan blusukan ke tengah lingkungan permukiman warga guna mencari informasi tentang rumah atau kamar yang dapat disewa sebagai tempat penginapan atlet luar daerah.

Salah satu wilayah yang menjadi favorit adalah Kompleks Citra Indah Permai (CIP) di Desa Atuatu, Kecamatan Pelaihari. Meskipun secara administratif berada di wilayah desa, kompleks ini bisa dikatakan masih berada di bagian kota meski agak di pinggiran. Lokasinya dekat dengan berbagai fasilitas umum seperti RTH Kijang Mas Permai, Kolam Renang Tirta Kenanga, lapangan futsal, dan gedung biliar swasta.

Di RTH Kijang Mas Permai, terdapat beberapa venue olahraga seperti tinju, basket, panjat tebing, panahan, dan gateball. Karena lokasinya yang strategis, Kompleks CIP menjadi salah satu wilayah yang diminati sebagai tempat inap atlet Porprov XII dari luar daerah.

Nasrul Anas, ketua RT 7 di Kompleks CIP, mengungkapkan bahwa di lingkungannya saja terdapat sekitar sepuluh rumah warga yang menampung atlet Porprov. Di lingkungan RT 6 juga ada beberapa rumah yang digunakan, meski jumlahnya tidak pasti. Namun, RT 7 menjadi wilayah paling favorit karena lokasinya yang dekat dengan RTH dan Kolam Renang.

Rumah Nasrul juga turut serta menyediakan penginapan bagi atlet. Ia hanya mampu menampung enam orang perempuan karena ukuran rumah yang terbatas. Sementara itu, atlet laki-laki yang berjumlah 14 orang mencari tempat di RT 6. Atlet-atlet tersebut berasal dari Kota Banjarmasin dan akan datang pada 31 Oktober nanti.

Selain menyediakan kamar, Nasrul juga memberikan ruang tamu sebagai tambahan. Istrinya yang memiliki usaha catering juga diminta untuk menyediakan makanan tiga kali sehari untuk atlet tersebut. Harga sewa pun bervariasi tergantung fasilitas dan aksesibilitas. Beberapa rumah menawarkan harga mulai dari Rp 400-500 ribu per hari untuk satu rombongan.

Di sekitar rumah Nasrul, terdapat lima rumah lainnya yang juga menampung atlet Porprov. Tiga dari rumah tersebut merupakan rumah kosong yang mampu menampung cukup banyak atlet, sementara dua rumah lainnya menyediakan sebagian kamar-kamar. Jumlah atlet yang menginap di kompleks ini diperkirakan mencapai sekitar 100 orang dan bahkan bisa lebih.

Nasrul menjelaskan bahwa tindakan ini merupakan bentuk dukungan masyarakat sebagai tuan rumah Porprov XII. Dengan membantu penyediaan tempat tinggal sementara bagi kontingen dari luar Tala selama bertanding, warga ingin menunjukkan kebersamaan dan semangat olahraga.

Fasilitas Pendukung yang Memadai

Kompleks CIP memiliki akses yang sangat dekat dengan beberapa venue olahraga yang akan digunakan selama Porprov XII. Jarak antara kompleks dengan RTH Kijang Mas Permai hanya sekitar 200 meter, sehingga memudahkan atlet dalam berpindah dari tempat tinggal ke venue pertandingan.

Beberapa atlet juga mengungkapkan bahwa jadwal tanding mereka berbeda-beda, sehingga durasi sewa pun beragam. Ada yang hanya menyewa selama empat hari, ada yang hingga 10 hari, dan bahkan ada yang sampai 15 hari jika terus bertanding.

Dengan adanya partisipasi aktif warga, Porprov XII Kalsel di Kota Pelaihari diharapkan berjalan lancar dan sukses. Antusiasme yang ditunjukkan oleh masyarakat menjadi bukti bahwa olahraga tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga menjadi sarana memperkuat hubungan sosial dan kerja sama antarwarga.


Diskusi Pembaca

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Tambah Komentar
Email tidak akan dipublikasikan