Warga Sakit di Kampar Dibawa Tandu ke Sumbar untuk Berobat

Warga Sakit di Kampar Dibawa Tandu ke Sumbar untuk Berobat

Warga Kampar Mengantarkan Orang Sakit dengan Tandu Karena Jalan Tak Bisa Dilewati Kendaraan

Di tengah hutan yang terpencil, warga Desa Tanjung Permai Kecamatan Kampar Kiri Hulu harus mengambil langkah ekstrem untuk membawa salah seorang penduduknya yang sedang sakit parah ke rumah sakit. Video yang menampilkan peristiwa ini viral di media sosial dan menunjukkan betapa sulitnya akses transportasi di wilayah tersebut.

Dalam video tersebut, beberapa orang tampak memundak tiap ujung kayu tandu sambil berjalan kaki di tengah hutan. Mereka melewati jalan tanah yang berbatu dan berlumpur. Warga yang sakit berbaring dalam sarung yang dililitkan pada kayu tandu. Perjalanan ini tidak mudah, tetapi bagi warga setempat, ini adalah satu-satunya pilihan karena jalan tidak bisa dilewati kendaraan roda empat.

Video tersebut diunggah oleh akun Instagram @seputarkampar_official pada Selasa (21/10/2025). Seorang pria yang merekam perjalanan itu menjelaskan bahwa mereka sedang membawa seorang warga dari Desa Tanjung Permai yang membutuhkan perawatan secepat mungkin. Ia menyebutkan bahwa kondisi jalan sangat buruk, sehingga membuat warga terpaksa menggunakan tandu untuk membawa orang sakit ke rumah sakit terdekat di Provinsi Sumatera Barat.

Menurut penjelasan pria tersebut, akses jalan yang sudah dibangun dari Desa Batu Sasak hanya sampai ke Desa Tanjung Permai. Namun, jalan tersebut belum mencakup seluruh wilayah yang berbatasan langsung dengan Kabupaten Limapuluh Kota, Sumbar. Hal ini menjadi kendala besar bagi warga setempat yang ingin segera mendapatkan layanan kesehatan.

Ia juga meminta Gubernur Riau untuk melanjutkan perbaikan jalan akses ke wilayah Sumbar. Menurutnya, jika perbaikan jalan dilakukan, maka warga tidak lagi harus menghadapi situasi seperti ini. "Agar jika terjadi hal-hal seperti ini lagi, kami bisa dengan cepat menuju rumah sakit yang terdekat," ujarnya.

Perlu diketahui bahwa Desa Tanjung Permai berada di paling ujung wilayah Kecamatan Kampar Kiri Hulu. Wilayah ini berbatasan langsung dengan Kabupaten Limapuluh Kota, Sumbar. Berdasarkan Peraturan Bupati Kampar Nomor 73 Tahun 2019, batas wilayah dengan Sumbar berada di sebelah utara.

Perjalanan warga ini menjadi peringatan bagi pemerintah daerah untuk lebih memperhatikan infrastruktur transportasi di wilayah-wilayah terpencil. Dengan akses jalan yang baik, warga akan lebih mudah mendapatkan layanan kesehatan, pendidikan, dan kebutuhan dasar lainnya.

Kesulitan Akses Transportasi di Wilayah Terpencil

Beberapa faktor yang menyebabkan kesulitan akses transportasi di wilayah ini antara lain:

  • Jalan yang tidak memadai: Banyak jalur yang rusak atau bahkan tidak tersentuh oleh pembangunan.
  • Lokasi geografis: Wilayah yang berbatasan langsung dengan kabupaten lain sering kali memiliki akses yang terbatas.
  • Keterbatasan anggaran: Pembangunan infrastruktur sering kali tertunda karena keterbatasan dana.

Upaya Pembenahan yang Diharapkan

Warga setempat berharap pemerintah dapat melakukan beberapa langkah untuk memperbaiki kondisi ini, seperti:

  • Melanjutkan pembangunan jalan akses ke wilayah-wilayah terpencil.
  • Meningkatkan kualitas jalan yang sudah ada agar bisa dilalui kendaraan.
  • Membangun fasilitas kesehatan di wilayah terpencil agar warga tidak perlu bepergian jauh.

Dengan perbaikan infrastruktur, harapan besar dipegang oleh warga setempat agar kehidupan mereka menjadi lebih baik dan layanan publik bisa diakses dengan lebih mudah.

Diskusi Pembaca

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Tambah Komentar
Email tidak akan dipublikasikan