Warga Terdampak Longsor di Banyumas Dievakuasi, Tiga Rumah Rusak

BANYUMAS, aiotrade.app
— Warga yang rumahnya rusak akibat longsoran batu kapur di Desa Darmakradenan, Kecamatan Ajibarang, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, telah diungsikan.

Plt Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Banyumas Andi Risdianto menyampaikan bahwa sebanyak 11 jiwa dari tiga kepala keluarga (KK) telah dievakuasi.

"Warga yang diungsikan sebanyak 3 kepala keluarga (KK) yang terdiri dari 11 jiwa," kata Andi kepada wartawan, Senin (27/10/2025).

Longsor Terjadi di Area Tambang Semen
Sebelumnya, gunung batu kapur setinggi kurang lebih 50 meter longsor pada Minggu (27/10/2025) sore.

Longsoran itu diduga berada di kawasan tambang pabrik semen yang beroperasi di wilayah Ajibarang.

"Dari koordinatnya maupun dari video dan foto yang dikirim ke kami, kemungkinan (longsoran) ada di lokasi pertambangan semen," kata Andi saat dihubungi, Minggu malam.

Andi menjelaskan, peristiwa itu terjadi setelah wilayah setempat diguyur hujan.

"Kami menerima laporan menjelang Maghrib, sekitar pukul 17.30 WIB. Informasinya (saat kejadian) situasi sudah tidak hujan, sebelumnya hujan," kata Andi.

Menurut Andi, akibat peristiwa itu tiga rumah warga dilaporkan rusak.

"Laporan sementara, tiga rumah warga rusak. Satu rusak berat, satu rusak sedang, dan satunya rusak ringan," ujar Andi.

Andi menambahkan, sejauh ini tidak ada laporan korban jiwa akibat peristiwa tersebut.

"Sejauh ini tidak ada korban," kata Andi.

Berdasarkan video dokumentasi BPBD Banyumas yang diterima aiotrade.app pada Minggu malam, rumah yang rusak akibat terkena material longsor tampak telah dipasang garis polisi.

Penyebab Longsoran dan Tindakan yang Dilakukan

Dari hasil investigasi awal, longsoran batu kapur disebabkan oleh curah hujan yang tinggi dalam beberapa hari terakhir. Wilayah yang terkena dampak longsoran berada di area yang sebelumnya merupakan tambang batu kapur yang aktif.

Pihak BPBD Banyumas melakukan koordinasi dengan instansi terkait untuk memastikan keselamatan warga dan menghindari risiko longsoran lanjutan.

  • Pemerintah daerah juga sedang mengevaluasi kondisi geologi di sekitar area tambang untuk mencegah terulangnya peristiwa serupa.
  • Warga yang terdampak longsoran diberikan bantuan darurat seperti makanan, air bersih, dan tempat pengungsian sementara.
  • Tim tanggap darurat BPBD Banyumas terus memantau situasi di lokasi kejadian dan memberikan informasi terkini kepada masyarakat.

Kondisi Rumah yang Rusak

Tiga rumah warga yang terkena dampak longsoran mengalami kerusakan berbeda-beda.

  • Rumah pertama mengalami kerusakan berat, termasuk atap dan dinding yang rusak parah.
  • Rumah kedua mengalami kerusakan sedang, dengan beberapa bagian struktur bangunan retak dan terganggu.
  • Rumah ketiga mengalami kerusakan ringan, terutama pada atap dan pagar.

Pihak BPBD Banyumas juga melakukan pemasangan garis polisi di sekitar lokasi longsoran untuk mencegah warga mendekati area yang masih berisiko.

Langkah Pengamanan dan Pemulihan

Selain evakuasi warga, pihak BPBD Banyumas juga mengambil langkah-langkah pencegahan.

  • Membuat rekomendasi untuk penutupan area tambang sementara hingga kondisi geologis stabil.
  • Melakukan survei lebih lanjut untuk mengetahui potensi bahaya longsoran di sekitar area.
  • Mengajak warga untuk tetap waspada dan mengikuti anjuran dari petugas penanggulangan bencana.

Peran Masyarakat dalam Pencegahan Bencana

Masyarakat di sekitar area tambang diminta untuk meningkatkan kesadaran akan risiko bencana alam seperti longsoran.

  • Menjaga lingkungan sekitar agar tidak terlalu rapuh akibat aktivitas pertambangan.
  • Melaporkan kejadian atau perubahan kondisi lingkungan kepada pihak berwenang.
  • Mematuhi aturan dan himbauan yang dikeluarkan oleh pemerintah dan instansi terkait.

Dengan langkah-langkah tersebut, diharapkan dapat mengurangi risiko bencana dan melindungi keselamatan masyarakat di sekitar area tambang.

Diskusi Pembaca

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Tambah Komentar
Email tidak akan dipublikasikan