Waspada! Rowokangkung Lumajang Berisiko Banjir Saat Hujan, Ini Cara BPBD Mengantisipasi

Waspada! Rowokangkung Lumajang Berisiko Banjir Saat Hujan, Ini Cara BPBD Mengantisipasi

Peringatan Dini Terkait Potensi Banjir di Rowokangkung

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lumajang memberikan peringatan mengenai potensi bencana banjir yang dapat terjadi di wilayah Rowokangkung. Hal ini dilakukan karena memasuki musim penghujan, masyarakat diminta untuk tetap waspada terhadap ancaman bencana hidrometrologi.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Lumajang, Yudhi Cahyono, menjelaskan bahwa kewaspadaan dini sangat penting mengingat kejadian banjir yang telah terjadi beberapa waktu lalu. Saat itu, puluhan rumah di Rowokangkung Lumajang terendam air, diduga akibat adanya sumbatan di sungai.

"Kejadian banjir di Rowokangkung Lumajang disebabkan oleh adanya sungai yang tersumbat oleh tanaman enceng gondok di Sungai Basin Rowokangkung Lumajang," ujar Yudhi Cahyono.

Untuk menghindari kejadian serupa, masyarakat diimbau agar lebih proaktif dalam memantau kondisi lingkungan sekitar. Mereka juga diminta untuk mengenali tanda-tanda bahaya banjir, seperti curah hujan yang tinggi atau aliran air yang tidak normal.

Selain itu, pihak BPBD Lumajang juga melakukan koordinasi dengan berbagai instansi terkait. Tujuannya adalah untuk mengantisipasi dan menangani potensi banjir yang bisa terjadi. Berikut adalah beberapa instansi yang terlibat dalam koordinasi tersebut:

  • Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos P3A) Lumajang
  • Koramil 0821/16 Rowokangkung
  • Polsek Rowokangkung
  • Kecamatan Rowokangkung
  • Kepala Desa Sidorejo

Dengan kerja sama yang baik antara BPBD dan berbagai pihak lainnya, diharapkan dapat meminimalisir risiko banjir serta melindungi masyarakat dari dampak buruk bencana hidrometrologi. Selain itu, masyarakat juga diharapkan untuk tetap menjaga lingkungan sekitar, seperti membersihkan saluran air dan menjaga kebersihan area sekitar sungai.

Pihak BPBD juga akan terus memantau perkembangan cuaca dan kondisi sungai-sungai di wilayah Rowokangkung. Jika diperlukan, mereka akan segera memberikan peringatan dini kepada masyarakat.

Dalam rangka meningkatkan kesadaran masyarakat, BPBD Lumajang juga akan menyelenggarakan sosialisasi dan pelatihan tentang pencegahan bencana banjir. Pelatihan ini akan melibatkan para pemangku kepentingan dan masyarakat setempat.

Selain itu, BPBD Lumajang juga akan memperkuat sistem monitoring dan pengawasan terhadap kondisi sungai dan daerah rawan banjir. Dengan demikian, upaya pencegahan dan mitigasi bencana akan lebih efektif dan tepat sasaran.

Masyarakat diimbau untuk selalu memperhatikan informasi yang diberikan oleh BPBD dan instansi terkait. Jika terjadi hal-hal yang mencurigakan, segera laporkan ke pihak berwajib agar dapat segera ditangani.

Dengan langkah-langkah yang telah diambil, diharapkan potensi banjir di Rowokangkung dapat diminimalisir dan masyarakat dapat merasa lebih aman dan nyaman dalam menjalani kehidupan sehari-hari.

Diskusi Pembaca

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Tambah Komentar
Email tidak akan dipublikasikan