Wonogiri Miliki UMK 2026 Terendah Nomor Dua di Jawa Tengah, Kini Dipimpin Mantan Guru SMK Berhutang

Wonogiri Miliki UMK 2026 Terendah Nomor Dua di Jawa Tengah, Kini Dipimpin Mantan Guru SMK Berhutang

Wonogiri Miliki UMK 2026 Terendah Nomor Dua di Jawa Tengah, Kini Dipimpin Mantan Guru SMK Berhutang 1 Miliar

Penetapan UMK Wonogiri 2026 dan Profil Bupati Setyo Sukarno

Berdasarkan keputusan yang dikeluarkan oleh gubernur, UMK (Upah Minimum Kabupaten) Wonogiri tahun 2026 ditetapkan sebesar Rp2.335.126. Angka ini mengalami kenaikan sebesar 7,09% dibandingkan dengan UMK tahun 2025 yang hanya mencapai Rp2.180.587. Kenaikan tersebut diumumkan oleh Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, di kantornya di Semarang pada hari Rabu, 24 Desember 2025, bersamaan dengan pengumuman UMK untuk 34 kabupaten dan kota lainnya di wilayah Jawa Tengah.

Selain Wonogiri, UMK Banjarnegara juga ditetapkan sebagai yang terkecil di Jawa Tengah dengan nilai sebesar Rp2.327.813. Meski terjadi kenaikan UMK pada tahun 2026, Wonogiri kini dipimpin oleh sosok yang dulunya pernah menjadi tenaga pendidik di tingkat SMK.

Setyo Sukarno, yang berpasangan dengan Imron Rizkyarno, resmi menjabat sebagai Bupati Wonogiri setelah memperoleh suara sebanyak 308.045 dalam pemilihan umum 2024. Sebelum masuk ke dunia politik, pria kelahiran Baturetno, 6 Agustus 1966 ini memulai kariernya sebagai guru di SMK Pancasila 3 Baturetno dari tahun 1992 hingga 1999.

Dalam LHKPN (Laporan Harta Kekayaan Pejabat Negara) yang dilaporkan saat awal menjabat sebagai Bupati pada tanggal 15 April 2025, Setyo Sukarno tercatat memiliki harta kekayaan senilai Rp1.950.348.502. Berikut rincian harta kekayaannya:

  • Tanah dan Bangunan seluas 860 m²/200 m² di Kabupaten Wonogiri senilai Rp1.000.000.000
  • Tanah dan Bangunan seluas 200 m²/80 m² di Kabupaten senilai Rp180.000.000
  • Tanah seluas 186 m² di Kabupaten Wonogiri senilai Rp180.000.000
  • Tanah seluas 335 m² di Kabupaten Wonogiri, hasil sendiri senilai Rp325.000.000
  • Motor, Honda Vario tahun 2014 senilai Rp7.500.000
  • Mobil, Toyota Kijang tahun 1990 senilai Rp35.000.000
  • Mobil, Mitsubishi Truk tahun 2000 senilai Rp80.000.000
  • Motor, Honda Scopy tahun 2020 senilai Rp20.000.000
  • Harta Bergerak Lainnya senilai Rp150.000.000
  • Kas dan Setara Kas senilai Rp972.848.502
  • Hutang senilai Rp1.000.000.000

Total harta kekayaan (II-III) mencapai Rp1.950.348.502.


Diskusi Pembaca

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Tambah Komentar
Email tidak akan dipublikasikan